Senin, 02 April 2018

Hai

Hai, apa kabar kalian?
Semoga slalu dalam lindungan-Nya.
Hai, sibuk apa sekarang?
Semoga dimudahkan oleh-Nya.
Hai, masih ingat aku?
Semoga iya, sepertiku.

Kandangan, 02/04/18.

Selasa, 28 November 2017

Hello Girls



Hello Girls!
Ini tahun berapa ya fotonya? 
Rindunya Uci jalan bareng.

Waktu tidak pernah berhenti, yang ada kenangan kita yang tertinggal jauh di belakang. Saat-saat bersama kalian adalah satu dari sekian banyak waktu bahagia yang Ci pernah rasakan. Terima kasih sudah menjadi kepingan puzzle cerita hidup Ci, girls!

Senin, 09 Oktober 2017

Unik

Setiap orang unik, punya kepribadiannya masing-masing. Tidak heran jika kamu menemukan orang yang sangat cocok denganmu, yang baru pertama ketemu tapi seperti teman lama, karena setiap hati memiliki kecenderungannya. Tapi di atas semua itu, akan ada orang yang selalu cocok pada siapapun yang ditemuinya. Kenapa? Karena dia terbuka dengan semua keanekaragaman tersebut. Dia tipikal yang membaur tapi tidak melebur, pandai menempatkan diri, dan berusaha mencari celah positif dari tidak kecocokan itu. Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, memperlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan. Tidak peduli cocok atau tidak cocok, hormatilah setiap keunikan yang ada, mencoba mengerti dan memahaminya. Selamat berproses!

Jumat, 06 Oktober 2017

My Iship Life

18 September 2017 - 17 September 2018
Satu tahun pengabdian iship. Kembali jauh dari rumah, belajar bahasa baru, menjelajah tempat-tempat baru, dan berkenalan dengan orang-orang baru. Semoga bisa bermanfaat dimanapun berada, Ya Robb.

Kota Kandangan, Kab. Hulu Sungai Selatan, Kalsel. Meskipun masuk di list  urutan ke 14 saat pemilihan wahana, Ci tidak tahu banyak soal RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Tetapi, maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Allah tahu dimana tempat yang terbaik untuk Ci. Sejauh Ci di sini 2 minggu lebih, Ci tahu kalau RS ini cocok sama kebiasaan-kebiasaan Ci yang suka tantangan. Cocok jadi tempat mengumpulkan ilmu yang banyak berceceran, haha. Semoga setelah iship Allah beri jalan untuk melanjutkan sekolah di jenjang lebih tinggi lagi. Entah apa yang Ci pikirkan, sekolah selalu jadi tempat yang menyenangkan untuk berlabuh. Meski Ci tahu, untuk bersekolah selalu butuh kerja keras yang lebih. Going the extra miles. Tidak ada yang tidak mungkin untuk orang yang selalu percaya bahwa setiap usaha yang kita lakukan akan sebanding dengan hasil yang akan kita peroleh seperti hukum Newton, Aksi sama dengan reaksi.

Pertama tiba di kota kecil ini, kesan pertamanya kok setiap rumah punya kuburan di depan rumah ya? Ada yang bisa menjelaskan alasannya? Hehe. Kota yang memiliki tugu ketupat ini terbilang kota yang rapi dan bersih. Mengingatkan Ci dengan kota kelahiran Ci, Bantaeng. Kota kecil yang cantik. Semoga bisa betah setahun ke depan insyaAllah.

Selasa, 18 Juli 2017

Kosong

Kosong sekosong-kosongnya.
Orang yang biasanya sibuk, sering 24 jam di RS, jarang tidur enak, susah dapat libur, dimana hidupnya bukan lagi miliknya pribadi.

...dan tiba-tiba nganggur, rasanya kayak nano-nano. Mati kutu.

Sabtu, 08 Juli 2017

Jangan Dipikirkan

Dia yang memilih pergi, maka ikhlaskanlah. Bukankah dulu dia juga yang datang tiba-tiba dan menawarkan persahabatan?

Oleh karena itu, jangan pernah tanyakan lagi kenapa dia perlahan-lahan menjauh.

Jumat, 07 Juli 2017

Arcturus


Mohammad Riski Setyo Utomo
Laki-laki sederhana yang tidak bisa romantis.

Kamis, 06 Juli 2017

Bintang Jingga

Arcturus, bintang dengan sinar jingga yg berpendar. Kau, bintang favoritku. Cahayamu tak pernah redup, selalu dan terus bersinar untukku. Terima kasih sudah berusaha 'banyak' mengerti Uci yg banyak mau, tukang protes, keras kepala, dan you know me-lah My Ar. Kau akan tetap menjadi bintang paling terang yg aku punya.

Mailof


S. A. H. A. B. A. T.
Orang yang tetap ada meski kita berada di titik terendah.
Orang yang tetap tinggal meski yang lain memilih pergi.

Terima kasih loh, sudah mau jadi sahabat Ciu selama ini.
Semoga bisa terus seperti ini, until jannah yaa Mailof.

Kamu

Iya kamu. Tidak terhitung waktu yang kamu siakan tanpa menulis. Tidak terhitung moment yang kamu lewati tanpa mengenangnya disini. Bertahun-tahun fokus dengan cita-cita masa kecilmu. Menelantarkan blog demi mengejar seragam putih. ...dan finally, kau telah sampai ke titik itu. Jadi, ayolah Ci, tuliskan kembali setiap keping yang pernah kamu lalui di blog ini. Agar kamu tidak lupa, kamu punya banyak cerita luar biasa yang saat ini hanya kamu kubur dalam ingatan. Bismillah deh, buat nyoret-nyoret lagi!

Rabu, 14 Desember 2016

Publice


Ketemuan lagi, diculik lagi. Senangnya bisa meet up.

Minggu, 26 Juni 2016

Meet Up Clabiners

Gerimis tidak menghalangi kami untuk bertemu. Ini bukber ketiga bareng Clabiners selama Ramadhan kali ini. Meski Clabinersnya berbeda-beda tiap bukber, ada juga yg tidak pernah absen untuk selalu datang (seperti saya haha). Selama sempat kenapa tidak. Ci kan jarang-jarang ada di Takalar. 

Oh iya, Clabin adalah singkatan Kelas Binaan. Di Takalar pada zaman saya SMA ada yg namanya Kelas Binaan Takalar. Kelasnya cuma 2 jadi cuma ada 60 orang. Sedikit tapi berasa jauh lebih dari cukup. Mereka sahabat lebih dari saudara. Selalu menyenangkan jika bersama mereka. Banyak karakter banyak kepribadian tapi tetap satu. Sama-sama memiliki mimpi yang selalu ingin diperjuangkan. Sama-sama suka menjelajah. Berpetualang ke tempat-tempat keren. Duuuh, rindunya Ci saat-saat itu. 

...dan sudah 5 tahun kita menempuh jalan berbeda untuk cita-cita yang ingin kita gapai. Alhamdulillah yaa sudah pada sarjana. Semoga dimudahkan dalam mencari kerja guys!
Ramadhan kali ini Ci bersyukur bisa lebih banyak meet up bareng kalian. Senang bisa celoteh bareng lagi sambil ngabuburit. Kapan-kapan kita berpetualang lagi yaa Clabiners. Terima kasih untuk setiap moment yang sudah dan akan kita lalui. Semoga tali persaudaraan kita tetap terjaga hingga kakek nenek dan tetap kompak! Love you guys! 

 
 

Jumat, 24 Juni 2016

Yang Telah Lalu

Pernahkah kalian merasa rindu akan masa yang telah lalu?

Saat ini saya begitu merindukannya. Ingin rasanya kembali ke masa-masa itu. Masa dimana orang yang kita sayangi dan menyayangi kita masih ada, keluarga yang sekarang sudah lebih dulu kembali kepada-Nya. Masa dimana bangunan usang saat ini masih terlihat kokoh dan baru. Masa dimana ayah dan ibu saya masih muda dan kuat. Masa dimana saya masih dengan bebasnya bermain kesana kemari bersama teman-teman kecil saya. Masa dimana setiap sore kami berlomba-lomba ke mesjid untuk belajar mengaji dan memperbanyak hafalan surah pendek dan doa harian. Masa dimana saya selalu merindukan pagi datang lebih cepat agar cepat pula saya ke sekolah dan bertemu teman-teman, belajar dan bermain jadi satu kesatuan. Masa dimana saya begitu senang berkompetisi, selalu ingin jadi yang terbaik dengan memberikan hal terbaik yang bisa saya lakukan. Masa dimana saya sangat senang bertemu dan berkenalan dengan teman-teman baru dari berbagai daerah. Masa dimana membaca cerpen, cerbung, dan novel menjadi hobi saya. Masa dimana saya punya cita-cita yang harus saya perjuangkan, menjadikannya tak hanya sekedar mimpi. Masa dimana semua hal terasa menyenangkan dan tidak membuat saya stress.

Sungguh, saya sangat merindukan masa-masa itu. Hanya ingatan kenangan yang telah lalu yang kini saya miliki...dan saya sangat bahagia walau hanya bisa mengingatnya!

Rabu, 16 Maret 2016

Entah Kapan

Entah kapan terakhir kali saya suka menulis. Membiarkan kata-kata mengalir dengan sendirinya, dan mencoba mengikat setiap moment berharga yang pernah saya "cicipi" dengan tulisan.

Entah kapan terakhir kali saya bermain-main dengan blog ini, walau hanya sekedar curcol atau mengatakan "Hello"

Apakah rutinitas yang padat atau malas yang sering mendera. Saya pun tak tahu, seakan tak yakin dengan berbagai alasan yang ada.

Entah kapan terakhir kali saya banyak membaca novel dan mantra-mantra penyemangat. Kebiasaan yang dulunya saya senangi kini menghilang seiring hilangnya kalian dari keseharianku, sahabat sehati.

Saya yang dulu suka berkeluh kesah lewat tulisan sudah lama hilang ditelan waktu. Saya yang dulu suka lupa waktu dengan beratus-ratus halaman novel dalam sehari sudah lama hilang disapu angin. Seperti dandelion yang pergi jauh terbawa angin.

Sabtu, 14 Juni 2014

Simposium Acute Blindness

Manado, 14 Juni 2014.
Pukul 08.00-15.00, di Manado Convention Centre (MCC).


Awalnya tidak ada niat ikut seminar ini, Ci mikirnya nanti saja ikutan simposium yang lain di semester 7. Tapi sehari sebelum simposium Ci ke kost teman, Murty Ekawaty. Biasa, bosan melanda jadinya Ci jalan-jalan ke kost teman sambil acara jalangkote. Ternyata Murty ikutan simposium. Karena tidak tahu besok mau ngapain di kost seharian Ci jadi mikir mau ikutan simposium saja, sepertinya lebih menyenangkan dibanding nonton film korea sepanjang hari, haha maklum 2 hari kemarin hanya itu yang Ci lakukan di kost. :D

Ci tidak tahu simposiumnya masih membuka pendaftaran atau tidak. Jadinya Ci hubungi teman yang bisa dibilang PJ pendaftaran di angkatan saya, Yohanes Tjandra. Btw, thanks yaa PJ hihiw. Oiah Ci ke MCC-nya nebeng sama mobil teman, Ni Komang Valentina. Yaa, kami berlima dengan Murty, Ratnawulan Afriyanti, dan Ni Putu Lily N. I. Sari. Sebelumnya kami singgah sarapan bubur kacang ijo. Sesampai di MCC, teman-teman yang sudah ada tiket mendaftar ulang sedangkan Ci mendaftar on site. :)

Setelah itu kami mendengar materi dari beberapa pembicara yaitu Risk Factor of Diabetes Melitus, Retina: How Is It Important, Diagnosis & Treatment of Acute Blindness in Vitreoretinal Disease, How to Avoid Medical Legal Pitfalls in Cataract Surgery, Role of Medical Practitioner in Prevention of Ocular Trauma Cases, Acute Blindness Secondary to Optic Neuropathy, Glaucoma: Silent Thief of Sifht, Medicolegal Aspect in Acute Blindness, dan Medicolegal Aspect in Post-Operative Endophthalmitis.

Kayak banyak yah materinya? Tapi tidak terasa lamanya loh, soalnya diselingi dengan coffee break dan lunch. Simposiumnya menyenangkan! Ci tidak menyesal ikutan simposium hari ini. Semoga nanti, simposium yang lainnya juga tidak membosankan, hihiw. :D

Ini beberapa foto simposium tadi...


Pembicara pada Simposium "Acute Blindness"
Beliau hebat-hebat! Makasih ilmunya Prof, Dok. :)


Bersama mereka, teman berangkat, teman duduk, dan teman makan. :D
Makasih banyak atas tumpangannya Valen sayang. :*


Bareng Ratna, teman kost, teman sholat dzuhur juga hihiw. :D


Selain dapat ilmu, Ci juga dapat ini. Serba kuning, keren!
*seperti mentari dengan sinar terangnya, selalu menyukainya hihiw :D*
Padahal tadinya Ci dapat map warna merah, tapi Ratna nawarin tukaran hehe :D

Sabtu, 07 Juni 2014

ROSSY Goes to Campus Unsrat!

Jumat, 6 Juni 2014.
Yup, kemarin. ROSSY Goes to Campus hadir di Auditorium Universitas Sam Ratulangi Manado dengan tema "Mencintai Indonesia dengan Karyamu."

Akhirnya giliran kampus kami yang dikunjungi oleh ROSSY, Rosianna Silalahi. Semua pasti kenal dong sama Kak Rosi, presenter berbakat yang cerdas dan cantik. *ijin panggil kakak aja supaya keliatan lebih muda ya Mbak hihi*

Ci tahu ROSSY Goes to Campus bakalan datang ke Unsrat dari teman sejawat yang namanya Dedy, yaa bisa dibilang anak Beswan Djarum *cieee* dia ini nih yang sebarin infonya kemana-mana. Semua grup yang Ci ada pasti ada notif postingannya dia, bikin penasaran kan? Pas Ci lihat sudah pasti Ci langsung tertarik, salah satu program Djarum nih, Bakti Pendidikan Djarum Foundation. Sayang yah Ci bukan Beswan Djarum, padahal waktu mengusulkan beasiswa tahun lalu Ci berempat dengan Dedy, Akrim, Asep ikutan seleksi berkasnya, lulus berkas loh. Tapi informasinya waktu kami liburan semester 4, Ci waktu itu ada di rumah. Uang tiket pesawat mahal, jadi mau tidak mau kami tidak bisa ikut tes selanjutnya dan harus mengikhlaskannya. Alhasil, cuma Dedy yang memang waktu itu tidak pulkam yang ikut tes selanjutnya, rezki memang tidak kemana ya Ded! ;) *kenapa jadi curcol gini? Ckck, maaf-maaf*

Oke, Ci pesan tiket sama dia. Ternyata tiketnya belum ada sama dia katanya. Tiketnya Ci dapat waktu hari Senin lalu. Sudah lama kan? Hihiw, lumayan. Satu minggu ini Ci ujian, ujiannya mulai siang. Selesainya sudah jam satu tapi Ci tetap pulang kost dulu buat sholat dzuhur, baru setelah itu Ci berangkat ke Kleak. Oiah, kampus kami ada di Malalayang, sedikit jauh dari Kampus Utama, di Kleak. :)

Ci datang acaranya sudah mulai *sementara bikin yel-yel grup berdasarkan warna gate yang ada di kupon*, dijalan ke Auditorium Ci ketemu teman-teman yang lain. Masuk gatenya bareng-bareng. Duduknya juga barengan, meski telat dan sudah penuh, kami beruntung dapat tempat kosong di bagian depan, alhamdulillah. Oiah ini foto kami...


Ceritanya kami abis ujian langsung ikutan RGTC, makanya pakai baju hitam putih.
(Dari kanan ke kiri: Udin, Ogi, Yudi, Ci, dan Mamad)


Gelang RGTC Gate 1, hijau :D

Sehabis yel-yelan, Kak Bayu Sutiyono minta dua orang bagian belakang yang merasa lebih dulu punya tiket untuk maju *mau bagi-bagi hadiah lagi* Tebak ada yang langsung maju tidak? Hmm.. Tidak ada, semuanya tidak berani kali yaa atau takut malu-maluin karena maju ke depan? Hihi, entahlah. Karena tidak ada yang maju, Kak Bayu ganti pertanyaannya. Sekarang Kak Bayu minta dua orang, siapa saja yang punya blog. Wah, moment langka nih. Sempat mikir dulu sih mau mengambil kesempatan *maju ke depan* atau melepaskan kesempatan *tidak maju* tapi teman-teman saya menyemangati buat maju saja, okkeh Ci ke depan. Ternyata satu orangnya lagi adik kelas Ci yang dari Takalar juga yang kuliah di Fakultas Hukum Unsrat, Raju. Di depan Kak Bayu nanya isi blog kami apa. Jawabnya apa yaaa? Blog Ci sebenarnya tidak special sama sekali, isinya cuma curhatan dan cerita-cerita tentang apa yang Ci lihat, dengar, dan lakukan. Namanya juga area celoteh, curcol, dan gajean Ciu Ling, hihi. Tugas kami nulis kesan-kesan acara ROSSY Goes to Unsrat diblog masing-masing. Kak Bayu ngasih ini loh sebagai kenang-kenangan RGTC kemarin...


Makasih RGTC, suka bangeeeeet. :D

Sekarang lanjut yaaa..
Kami menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum acara inti di mulai. Kak Rosi kira-kira muncul dari mana hayo? Video 14 Universitas yang sudah didatangi Kak Rosi keren-keren cara munculnya. Unsrat kampus ke-15 dengan jumlah peserta 2500 orang, rame kan? :D ...dan Kak Rosi muncul dari lantai atas dengan memakai mantel hitam, kereeeeen. :D Ini dia sambutan meriah untuk Kak Rosianna Silalahi...


Rosianna Silalahi
Tepuk tangan begitu meriah menyambut Kak Rosi
di tengah Auditorium Universitas Sam Ratulangi Manado! Heboh :)

Karena Kak Rosi lagi di Manado, Kak Rosi nyapa kami pake bahasa khas Manado. Lucu. Makasih Kak Rosi untuk usahanya menyesuaikan dengan kami *pake contekan juga tidak masalah* hihiw. Selain Kak Rosi, ada 3 pembicara lagi. Siapa mereka? :D


Marcella Lumowa
Wanita keturunan Manado yang penuh bakat dan talenta.
Masyarakat mengenal Kak Marcella sebagai presenter yang atraktif. 
Bersanding dengan Tukul dalam talkshow "Bukan Empat Mata"


Bapak Priyambodo RH
Beliau mengulas seputar dunia jurnalistik yang ramai di Indonesia. 
Bagaimana media menjadi sebuah kebutuhan publik untuk menggali informasi.


Glenn Fredly
Pria kelahiran Ambon yang sukses bergulat di dunia tarik suara.
Di tahun 2014 ini, Kak Glenn mulai merambah dunia perfilman Indonesia 
dengan menjadi produser untuk film Cahaya dari Timur: Beta Maluku!

Dengan tema "Mencintai Indonesia dengan Karyamu" Kak Rosi mengajak kami untuk memahami arti sebuah karya, semangat, dan tidak pantang menyerah dalam menggapai bakat dan cita-cita kami. Gagal bukan halangan, karena satu pintu tertutup akan ada seribu pintu yang terbuka. Jangan takut untuk berkarya dan mengabdi untuk negeri! Kita hanya perlu PERCAYA. Yaa, selalu percaya. Ini dia beberapa quotes 'penyemangat' dari tokoh-tokoh inspiratif yang sudah meluangkan waktu untuk hadir di acara RGTC kemarin...

"Baginya, usia bukan halangan untuk melahirkan karya. Yang ada hanyalah kemauan diri dan usaha. Mengeksplorasi kemampuan yang dimiliki." -Marcella Lumowa

"Biasakan untuk membaca dan membaca. Tidak menerima informasi tunggal saja untuk menjadi generasi yang peka." -Priyambodo RH

"Kecelakaan terbesar bangsa ini adalah ketika generasi mudanya menjadi ahistoris. Tidak mau tahu akan sejarah bangsa." -Glenn Fredly

"Selalu ada alasan untuk berhenti namun tidak ada alasan untuk menuntaskan apa yang kita mulai. Selalu percaya." -Rosianna Silalahi

"Tidak ada waktu untuk membuktikan siapa yang salah ataupun yang benar. Yang harus ditinggikan adalah mimpi dan kedamaian."

"Marcella sendiri meyakini bahwa proses dari setiap perjalanan adalah sebuah catatan manis yang mendewasakan kita."

"Cintai setiap pekerjaan yang dimiliki. Percaya pada proses dan tahu bahwa apa yang kita lakukan adalah tentang kebaikan, maka lanjutkan."

"Tidak ada satupun kegagalan yang mampu mematahkan mimpi. Hargailah setiap proses yang telah kita jalani untuk berkarya. Jangan ragu lagi!"

"Melihat ke dalam diri, apa yang harus dilakukan dan karya apalagi yang akan kita hasilkan. Berjanji untuk sebuah perubahan!"

Dan... 

Acara RGTC juga turut dimeriahkan oleh kehadiran Kak ONCE di atas panggung. 
Once Nyong Manado loh guys! Closingnya meriah deh pokoknya! 

Datang ke acara RGTC kemarin memang bukan pilihan yang salah teman-teman. Banyak hal positif yang bisa kita ambil. Semoga ROSSY Goes to Campus bisa berkunjung kembali ke Universitas Sam Ratulangi di lain waktu. Terima kasih untuk moment berharganya Kak Rosi. Terima kasih juga untuk Bakti Pendidikan Djarum Foundation. Sukses dan jaya slalu... :)

Foto terakhir sebelum pulang...


Makasih seritfikat dan bukunya RGTC :)
*sayangnya tidak bisa foto bareng Kak Rosi dkk* -_-

Sumber Gambar dan Informasi: Twitter 

Jumat, 23 Mei 2014

KKP Ilmu Kedokteran Komunitas (IKKom)

Manado, 19-23 Mei 2014.
KKP IKKom serasa jalan-jalan. :)
Dokternya ramah-ramah. Belajar di IKKom menyenangkan, seperti belajar berkomunikasi di depan orang banyak, hihi. :D

Hari Pertama.
Kami datang jam delapan di Kampus Kleak. Menunggu sampai dokter datang, lalu melapor. Setelah itu kami diberi bimbingan mengenai Puskesmas seperti Upaya Kesehatan Puskesmas (Program Puskesmas) seperti 6 Upaya Kesehatan Wajib, 9 Upaya Kesehatan Pengembangan, dan 3 Upaya Penunjang. Kemudian setelah itu kami disuruh memperkenalkan diri dengan beberapa data diri di depan teman-teman dan dokter, sebagai contoh kecil berbicara di depan umum kata beliau. :)
Kemudian kami dibagi menjadi kelompok kecil dengan masing-masing dokter pembimbing dan tugas berkunjung ke Puskesmas yang sudah dibagi berdasarkan kelompok untuk mengumpulkan data program kegiatan apa saja yang telah dilakukan dan masalah-masalah yang kerap kali timbul di Puskesmas tsb. Oiah, kami juga disuruh mencari sampel nyamuk atau jentik nyamuk untuk dikumpulkan pada hari terakhir di bagian IKKOM. *permintaan salah satu dokter* :)

Hari Kedua.
Kunjungan ke Puskesmas.
Kelompok kecil kami dapatnya Puskesmas Wawonasa, Manado. Tempatnya lumayan jauh. Dari Pasar 45 lewat Pasar Bersehati terus lewat Kampung Arab dan tidak jauh dari Jembatan Mahakam. Di sana kami melapor ke bagian Tata Usaha dan memperlihatkan surat izin dari Bagian IKKom. Lalu kami mencari data Profil Puskesmas dan Program Kebijakan Puskesmas serta kendala-kendalanya. Kami mewawancarai petugas medis setiap program, berkunjung ke ruangan-ruanga  yang ada, kami juga dapat bimbingan dari salah satu dokter di Puskesmas tsb. Kami diberi bimbingan mengenai Psikiatri, lebih banyak cerita pengalaman beliau sih. Yaa, pengalaman adalah guru yang paling berharga. Setelah itu kami kembali ke Kampus Kleak. :)

Ini fotonya...


Hari Ketiga.
Kami hanya dapat bimbingan dari salah satu dokter bagian IKKOM. Setelah itu, pulang. Tapi jangan mengira kami pulang cepat, soalnya menunggu dokternya yang membuat kami lama pulang walaupun hari itu hanya satu bimbingan. :D

Hari Keempat.
Presentasi hasil kunjungan Puskesmas masing-masing kelompok. Ada tiga kelompok yang presentasi, dua kelompok lainnya nanti besok, termasuk kelompok Ci. :)

Hari Kelima.
Hari terakhir di bagian IKKOM, juga hari terakhir KKP di semester 6, sisanya lanjut di semester 7. Hari ini kelompok Ci presentasi, tentunya kemarin kami sudah mempersiapkan laporan dan slidenya. Tapi tetap saja ada kurangnya, kelompok kami dapat masukan dari dokter pembimbing kami untuk lebih mengkaji lagi masalah gizi yang ada di Puskesmas yang kami kunjungi hari Selasa lalu. Terima kasih atas bimbingannya, Dok. :)

Setiap bagian yang kami lewati memiliki ceritanya sendiri. Semoga kami bisa mengambil ilmu sebanyak-banyaknya, aamiin. :)

Senin, 19 Mei 2014

KKP Interna

Manado, 12-16 Mei 2014.
KKP Interna. Satu kesan, TERSTRUKTUR.
Kenapa? Karena kegiatan selama seminggu sudah diatur, disiplin yaa? :)

Hari Pertama.
Pengenalan KKP di Interna dan pembagian kelompok kecil.
Setelah itu kami dapat bimbingan dari dokter residen masing-masing.
Dokter kami friendly, baik, dan cerdas. Cara penyampaian bimbingannya juga ngena loh, hihi. Bimbingannya mengenai Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik Umum. :D

Hari Kedua.
Latihan Pemeriksaan Fisik Umum dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Korbannya sudah pasti sejawat laki-laki "lagi" hehe. Kelompok kami latihan di ruangan salah satu Poli Interna, tentunya dengan bimbingan dokter. :)

Hari Ketiga.
Visit Pasien ke RPI (Ruang Perawatan Intensif) di Irina C.
Disana kami melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik pada pasien TB Paru dgn Efusi Pleura dimana pada palpasi stem fremitus menurun, auskultasi suara pernapasan menurun, dan perkusi redup, serta pasien PPOK dengan perkusi yang hipersonor. Selain itu kami juga meng-auskultasi pasien yang ada ronkhi, melihat pemeriksaan pekak berpindah dan pitting edema. :)

Hari Keempat.
LIBUR. :)

Hari Kelima.
Biasanya jadwal kami dari pukul 13.00-17.00, tapi karena kemarin libur maka jadwal hari ini dipadatkan dari pukul 10.30-17.00. Pertama kami dapat bimbingan mengenai cara penulisan status pasien yang benar, setelah itu baru kami Ujian Pemeriksaa  Fisik Umum. :)
Setelah ujian perpisahan dengan dokter pembimbing kami yang diabadikan dengan foto, ini fotonya...

Senin, 12 Mei 2014

Jaga Malam Pertama

Jumat, 9 Mei 2014.

Ba'da maghrib saya mendapat telpon dari salah seorang teman yang mengatakan bahwa kami diberi izin jaga malam di IRDA (Instalasi Rawat Darurat Anak) malam ini. KKP di pediatri sebelum-sebelumnya tidak ada yang namanya jaga malam, jaga malam hanya ada pada saat KKP di bagian Bedah dan Obsgyn. Jadi, tentulah saya sangat senang dapat berita itu. Maklum, seminggu KKP di Pediatri kami hanya dapat bimbingan di ruangan. :)

Sebelum ke Rumah Sakit (RS) saya makan malam dulu sembari menunggu sholat isya. Setelah itu baru saya siap-siap ke RS. Saya ke RS-nya bareng Kartini naik Si Putih. Sesampainya di IRDA kami bertemu dengan George yang menenteng sekantong belanjaan. *lucu juga itu anak karena dapat info mendadak jadinya langsung ke RS* Saat masuk ke IRDA, Jane dan Eca sudah ada di sana berdiri melihat dokter menangani pasien. Langsung saja kami ikut bergabung dengan mereka.

Di sana kami melihat tindakan penanganan pada pasien dan mendengar penjelasan dokter, kakak coass, dan perawat. Saat kami jaga kebetulan banyak pasien, dari malam sampai subuh pasien berdatangan.*tidak banyak-banyak amat sih* Oiah tadinya kami hanya diberi izin jaga sampai jam 9 malam. Tapi lewat jam 9 dokter tidak menyuruh kami pulang, katanya tidak apa-apa kalau mau ikutan jaga sampai pagi. Tapi kalau capek dan tidak kuat kami bisa tidur di ruang Coass dan Perawat yang ada di dalam ruangan IRDA. Dokter menasihati kami bahwa "Belajar di kedokteran tidak mudah. Tidak bisa dipermudah, juga tidak bisa dipersulit. Karena ini menyangkut nyawa manusia. Jadi, belajarlah dengan baik. Orang yang pandai belum tentu bisa menjadi dokter yang baik, tapi dokter yang baik sudah pasti pandai. Jadilah kalian orang yang terpilih. Menjadi seorang dokter yang baik."

Di IRDA, Ci ketemu sama adik laki-laki yang masih sekolah "Nol Besar" katanya. Adik yang pintar, berani, dan tidak rewel. Saat ditanya dia menjawab dengan baik, anak yang manis pokoknya. Dia datang diantar oleh mama dan tantenya. Dia sesak napas. Kelihatan jelas adanya retraksi. Saat Ci auskultasi juga terdengar wheezing. Yup. Suara napas tambahan yang terdengar di akhir ekspirasi. Tanda yang khas bagi penderita asma. Saat di nebulisasi adiknya juga tidak banyak protes, sungkup terpasang menutupi hidung dan mulutnya tidak membuat si adik merasa terganggu. Ci salut sama adiknya, lekas sembuh yaa, Dik. Sebisa mungkin hindari faktor pencetusnya sayang. :)

Ci juga ketemu dengan adik perempuan, aduh Ci lupa namanya. Adiknya juga pintar saat ditanya. Dia kelas satu SD, katanya. Dia datang ke IRDA hanya ditemani mamanya. Dokter menyuruh kami palpasi hepar ke adiknya, kata beliau adiknya suspect DBD dengan hepatomegali. Ci dan teman-teman juga mengantar dia ke RPI (Ruang Perawatan Intensif) loh. Dia sepertinya senang diantar pakai kursi roda. Lekas sembuh adik manis. :)

Selain itu, Ci dan teman-teman mengantar adik yang suspect Bronko Pneumoni untuk pemeriksaan radiologi (Foto Thorax). Baru kali ini Ci masuk ke ruang rontgen yang terkenal dengan radiasi tinggi. Jadinya Ci cuma di dalam ruangan tempat foto dicetak karena bahaya radiasinya. Tapi tidak apalah. :)

Ci lihat adik yang saat Ci pertama kali datang dokter sedang memeriksanya. Adiknya sudah agak besar, terlihat kurus dan lemah. Kata kakak coass adiknya suspect TB Paru. Lekas sembuh, Dik. :)

Ada juga kejadian yang lucu. Ada adik yang datang di bawa oleh mamanya karena muntah-muntah. Adiknya sempat muntah di IRDA loh. Adiknya cantik, pipinya agak tembem. Sayangnya dia rewel dan tidak penurut. Mamanya bisa disebut mama-mama gaul, agak cerewet, dan yang pastinya tingkah laku beliau lucu. Hihi. Saat anaknya tidak mau minum obat, mamanya bilang, "Cepat jo dek minum obatnya dulu baru tidur, klo nda mama yang kase abis ini obat." Si anak tidak berespon, hanya diam tanda lagi ngambek. Karena sudah dibujuk berkali-kali, mamanya bilang gini lagi, "Kalo nda mau minum obat, dokter somo cucu deng jarum." Si Ibu minta kakak coass ambil jarum betulan malah, ckck. Tapi kakak coass cuma datang buat bantuin paksa adiknya minum obat karena dibujuk tidak membuat dia mau meminum obatnya. Tahu apa yang terjadi? Adiknya buang obatnya dengan cara menyemprotkan obat ke muka mamanya. Anak yang cukup bandel haha. Akhirnya Si Ibu menyerah, dia minta pulang paksa yang tentunya harus menandatangani surat permintaan pulang paksa terlebih dahulu. :)

Malam semakin larut, saat tidak ada pasien yang datang, kami menyempatkan diri untuk keliling IGD. Sekalian jalan-jalan ke IRDB ketemu teman-teman yang lagi jaga di Bagian Bedah. Setelah itu kami istirahat di ruangan coass. Sekitaran jam empat subuh, terlihat jelas wajah-wajah mengantuk dari kami. Ci juga sempat menyaksikan teman-teman jaga Ci kompak tutup mata dengan gaya yang bermacam-macam, yang pasti gayangya tidak dalam keadaan berbaring, tapi duduk. Haha. Lucu! :D

Di penghujung malam kami dikagetkan dengan rombongan keluarga yang membawa seorang adik bayi yang matanya sudah mendelik ke atas karena kejang. Ibu bayi tsb sangat histeris, keluarga yang lainnya tak kalah histerisnya. Ternyata si adik bayi sudah 2 minggu demam tapi baru dibawa ke RS saat kejang. Innalillah. Langsung saja dokter memberi diazepam per-rektal ke bayinya. Setelah itu dokternya bilang, "Kenapa baru bawa sekarang? Jangan sepelekan bayi yang demam, Bu." Ci dengar dari Eca bayi tsb meninggal kemarin. Semoga saja infonya tidak benar. Tapi kalau ternyata iya, semoga keluarganya diberi ketabahan. Aamiin. :(

Oiah, ini kali pertam Ci sholat subuh di Mesjid RS. Mesjidnya agak jauh dari IRDA. Waktu itu hujan. Subuh-subuh buta *haha* Ci dan Kartini menerobos rintik air yang berjatuhan dari langit. Sesampainya di mesjid, mesjid msih gelap. Untungnya tidak terkunci, jadi kami masuk dan menyalakan lampu sembari menunggu orang yang datang untuk adzan. Tapi tidak ada orang yang kunjung datang, Ci juga mendengar adzan dari mesjid yang lain. Sambil tetap menunggu kami segera berwudhu, namun tidak ada tanda-tanda orang akan datang kamipun sholat subuh. Kemudian sedikit melepas penat lalu kembali ke IRDA.

Tidak terasa fajar telah menyingsing, hujanpun telah berhenti. Hawa pagi yang sejuk mulai menyeruak. Menyegarkan raga dan jiwa yang semalaman terjaga. Yup, saatnya pulang dan beristirahat. Terima kasih karena telah diberi kesempatan untuk jaga malam di IRDA Yaa Robb, semoga semangat kami saat ini akan terus berkobar hingga coass nanti, aamiin. :)

KKP Pediatri

Manado, 5-9 Mei 2014.
KKP di Pediatri suka dukanya lumayan! :)

Hari Pertama.
Menunggu dokter penanggung jawab selama 2 jam, tapi tidak begitu membosankan sih soalnya kami menunggu di Ruangan Bimbingan yang ber-AC. Saat dokter masuk, ternyata hari ini briefing dulu. Dokter mengatakan bahwa Pediatri memiliki 13 Sub Bagian, yaitu:
1. Gastrohepatologi
2. Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial
3. Pediatri Gawat Darurat
4. Nutrisi dan Penyakit Metabolik
5. Kardiologi
6. Infeksi dan Penyakit Tropik
7. Alergi Imunologi
8. Respirologi
9. Neurologi
10. Nefrologi
11. Endokrinologi
12. Hematologi dan Onkologi
13. Perinatologi

Hari Kedua.
Hari ini jadwalnya bisa dibilang padat. Kami mendapat bimbingan dari 4 sub bagian, yaitu:
Kadriologi; memberikan materi Penyakit Jantung Bawaan Sianotik, Penyakit Jantung Bawaan Non-Sianotik, dan Penyakit Jantung Reumatik. Sub Bagian ini juga memberikan kami tugas membuat resume penyakit ASD, ToF, dan PJR.
Respirologi; memberikan materi Asma Bronkhial, Pneumoni, dan TB Anak.
Nefrologi; memberikan materi Infeksi Saluran Kemih (ISK), Sindroma Nefrotik, dan Glomerulonefritis Akut Post Strepokok (GNAPs).
Endokrinologi; memberikan materi Diabetes Mellitus pada Anak.
Bimbingan yang diberikan sebenarnya sudah kami dapatkan di modul-modul saat kuliah pakar di kampus. Ini hanya pengulangan dan pendalaman materi. :)

Hari Ketiga.
Bimbingan Sub Bagian yang masuk hari ini, yaitu:
Neurologi; memberikan materi Kejang Demam, Meningitis, dan Encephalitis.
Infeksi dan Penyakit Tropik; memberikan materi Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, dan Demam Tifoid.
Perinatologi; memberikan materi Ikterus Neonatorum, Cephal Hematoma, Caput Succedaneum, dan Sindroma Gawat Napas.

Hari Keempat.
Saat kami menunggu di ruangan bimbingan, salah seorang residen mengatakan ruangan akan dipakai jadi kami disuruh menunggu di luar dan boleh makan siang dulu selama satu jam. Berhubung karena kami semua sudah makan siang sebelum ke RS, jadinya kami hanya menunggu di bawah. Oiah, ruangan bimbingan pediatri ada di lantai dua. Sambil menunggu, kami sempat foto-foto loh. Ini fotonya...


Setelah menunggu satu jam, belum ada penyampaian bahwa KKP akan dimulai, jadi kami hanya bisa menunggu. Setelah menunggu beberapa jam, dokter yang menjadi penanggung jawab kami mengatakan bahwa ruangan bimbingan masih dipakai dan belum tahu kapan akan selesai. Yaaa, hari ini kami tidak jadi KKP. -_-

Hari Kelima.
Hari terakhir KKP di Pediatri.
Seharusnya masih ada enam Sub Bagian yang belum masuk, tapi yang masuk hari ini hanya empat Sub Bagian, yaitu:
Gastrohepatologi; memberikan materi Diare.
Pediatri Sosial; memberikan materi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak.
Nutrisi dan Penyakit Metabolik; memberikan materi Gizi Buruk (Marasmus dan Kwashiorkor).
Pediatri Gawat Darurat; memberikan materi Syok pada Anak.
Di sela-sela menunggu kami menyempatkan foto bersama di ruangan bimbingan. Ini dia fotonya...


Semoga KKP di Pediatri ini bisa memberi manfaat banyak buat kami. Mudahkanlah kami memahami dan mengingat apa yang telah kami pelajari selama seminggu KKP di Pediatri, Yaa Robb. Aamiin. :)

Oiah, ada satu lagi yang menarik saat KKP di Pediatri. Malam setelah KKP hari terakhir, kami dapat izin jaga malam yang harusnya dari dulu KKP Pediatri tidak pernah ada yang namanya jaga malam. Jaga malam hanya ada saat KKP di Bedah dan Obsgyn. Tapi berkat ketua kelompok dan teman kami melapor ke Kepsek Coass, kami akhirnya bisa ikut Jaga Malam pertama. :D

Sayangnya yang hadir cuma kami berlima; saya, Jane, Kartini, Eca, dan George. Kami jaga malam di IRDA. Cerita jaga malamnya nanti di postingan berikutnya yaaa! :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...