Beliau telah pergi. Jauh meninggalkanku tanpa sempat berucap maaf padanya. Tak menyangka bahwa saat itulah terakhir kali aku dapat memeluk dan mencium punggung tangan beliau. :( Tak 'kan kutemui lagi sosok bijaksana saat pulang nanti, saat pulang ke tanah kelahiranku. Tak akan ada yang menasihatiku lagi untuk tidak merepotkan ibu, untuk selalu membantu ibu, dan untuk bisa membahagiakan ibu. Yah, nasihat beliau lebih banyak untuk ibu. Juga nasihat yang begitu melekat di hatiku saat ini, yang juga boleh dikata itu nasihat terakhir yang beliau tuturkan kepadaku, saat keberangkatanku ke Manado. "Jaga imanmu, nak." T__T Nasihat yang begitu dalam maknanya. Yang membuatku tak berhenti menitikkan air mata jika mengingat semuanya.
Tadi malam jam 10.00 pm, beliau pergi, pergi untuk meninggalkan dunia yang fana ini dan berpindah ke alam selanjutnya, alam barzakh untuk menanti tibanya hari Yaumil Akhir. :'( Ibu tak menelponku kala itu. Bahkan aku baru mengetahuinya saat siang tadi. Aku tahu, ibu tak mau membuatku sedih mengingat hari ini adalah MID terakhirku. Ibu, aku ingin bertemu nenek untuk yang terakhir kalinya. Tapi percuma aku pulang, jika untuk melihatnya pun sudah tak sempat. Kenapa tidak menungguku? Beginikah resiko jauh dari kampung halaman? Tak bisa berbuat apa-apa saat mendengar berita yang menyedihkan. Hanya air mata yang menetes menemani perasaan pilu yang tak tertahan. T__T
Aku hanya bisa mendoakan nenek dari sini, mendoakan nenek agar diberi tempat yang baik di sisi-Nya. Agar Allah melapangkan kubur nenek, memberikan cahaya peneduh, dan taman-taman surga pada kubur nenek. Ucii sayang nenek, sangaaaat sayaaang. :'( Biarkan Ucii bertemu nenek untuk yang terakhir kalinya, walau hanya dalam mimpi. Aku ikhlas nenek pergi. Yaah, mencoba untuk tegar mengahadapi kenyataan ini. Kullu nafsin za iqotul maut, setiap yang bernyawa pasti akan berpulang.
Jumat, 07 Oktober 2011
Selasa, 04 Oktober 2011
Fiuuuuuuh...
Satu ujian so kelar.
Semoga hasilnya memuaskan.
Usaha sudah dimaksimalkan.
Sisa berserah kepada-Nya.
Apapun hasilnya. Insya Allah.
Bismillah. :)
Semoga hasilnya memuaskan.
Usaha sudah dimaksimalkan.
Sisa berserah kepada-Nya.
Apapun hasilnya. Insya Allah.
Bismillah. :)
Minggu, 02 Oktober 2011
Semangat!
Man yazra' yashud!
(Siapa yang menanam akan menuai)
H-2 Mid Semester, ujian pertama kita di Faked.
Yaaah, ujian PERDANA. :)
Jangan sia-siakan waktu yang tersisa, kawan.
Lesatkan prestasi!
Going the extra miles.
I'malu fauqa ma'amilu, beusaha di atas rata-rata orang lain.
Berbuat 'lebih' dari yang orang lain perbuat. ;)
Persiapan yang matang akan membuatmu lebih tenang dalam menghadapinya.
Jadi, berusahalah! Do your best! Siapkan amunisi buat peperangan yang baru akan di mulai Selasa nanti. Semoga kita BISA, *pasti bisa* menaklukkan soal-soal yang ada, tanpa ada kata GAGAL MODUL untuk kita. Aamiin. :)
Rinduuu...
RINDU.
Perasaan yang bukan hanya aku yang merasakannya.
Semua orang merasakan hal yang sama.
Walau dengan label yang berbeda.
RINDU.
Ia hadir dalam kesunyian bersama kenangan masa lalu.
Membuat aku teramat ingin mengulangnya.
Sudah kukatakan, dulu,
"Kita akan merindukan masa-masa ini, maka nikmatilah selagi kita masih bisa menikmatinya."
Dan kini aku pun merindukannya, sangat menrindukannya. :(
White's Vega Star
Perasaan yang bukan hanya aku yang merasakannya.
Semua orang merasakan hal yang sama.
Walau dengan label yang berbeda.
RINDU.
Ia hadir dalam kesunyian bersama kenangan masa lalu.
Membuat aku teramat ingin mengulangnya.
Sudah kukatakan, dulu,
"Kita akan merindukan masa-masa ini, maka nikmatilah selagi kita masih bisa menikmatinya."
Dan kini aku pun merindukannya, sangat menrindukannya. :(
White's Vega Star
Sabtu, 01 Oktober 2011
Buku Kebangsaan, hihi..
Ini buku pertamaku di kedokteran.
Aku resmi memilikinya tanggal 20 Agustus 2011. hihi.
Massa buku ini tak dapat kuprediksi.
Tapi yang jelas, jika dipake nimpuk tikus, tikusnya PASTI mati. hahaaa. :D
Foto dari sisi yang berbeda.
Mau di foto dari sisi mana pun, tetap saja buku ini begitu TEBAL.
hahaha. ;)
Buku andalan. SOBOTTA. Semua mahasiswa kedokteran wajib memilikinya.
Karena buku ini akan dipake terus, gak cuma di semester satu. :)
Isinya bagus loh. Penuh warna.
Kalo yang ini, Kamus Dorland, tebalnya mantap. :)
Juga ada Biokimia Harper dan Patofisiologi.
Rindu Masakan Ibu :(
Aku BOSAN beli makanan jadi setiap hari. Tapi juga tidak sanggup buat masak. :( Selain karena tidak tahu masak, juga karena rutinitas keseharian yang padat. Tapi aku benar-benar bosan dengan menu yang hampir sama setiap harinya. -___-
Kenapa masakan ibu membuatku tidak pernah merasa bosan yah? Padahal selama 17 tahun 52 hari aku dimasakin terus sama ibu. Pasti alasannya bukan hanya karena menu yang berbeda. Tapi juga karena IBU yang MEMASAKnya. Karena ibu membuatnya dengan tulus untukku. Makanya sehari pun aku tidak pernah bosan untuk makan di rumah. Ayah juga selalu membelikanku lauk yang kusuka. Setiap ke pasar, ayah selalu menanyakan apa yang kumau. Juga dengan tidak bertanya sekalipun, ayah tahu apa yang kusuka. Huaaa. Kalau begini adanya, aku jadi RINDU masakan ibu, juga rindu lauk yang selalu ayah belikan untukku. T.T
Oiah, jangan heran kalau yang ke pasar bukan ibu. Pernah suatu waktu ibu yang ke pasar, tapi hasilnya kami harus makan ikan yang sudah tidak segar lagi, hiihii. Ibu memang tidak jago soal urusan pasar ke pasar. Tapi tidak keseringan juga sih beli ikan yang sudah tidak segar, hanya kadang-kadang saja, hehee. Makanya, tugas ke pasar di ambil alih oleh ayah. :D Karena ayah memang jago di bidang ini. Hihihi.
Desember nanti akan kupuaskan makan masakan ibu. Request sama ayah semua makanan favoritku, Juga menikmati suasana rumah yang tak pernah membuatkuBOSAN. *berharap Desember segera tiba* Aku tak pernah menginginkan Desember segera tiba selain tahun ini, dan mungkin juga dengan tahun-tahun berikutnya. Yaaah, karena di bulan Desember inilah aku bisa pulang ke tempat teristimewaku. :)
White's Vega Star
Kenapa masakan ibu membuatku tidak pernah merasa bosan yah? Padahal selama 17 tahun 52 hari aku dimasakin terus sama ibu. Pasti alasannya bukan hanya karena menu yang berbeda. Tapi juga karena IBU yang MEMASAKnya. Karena ibu membuatnya dengan tulus untukku. Makanya sehari pun aku tidak pernah bosan untuk makan di rumah. Ayah juga selalu membelikanku lauk yang kusuka. Setiap ke pasar, ayah selalu menanyakan apa yang kumau. Juga dengan tidak bertanya sekalipun, ayah tahu apa yang kusuka. Huaaa. Kalau begini adanya, aku jadi RINDU masakan ibu, juga rindu lauk yang selalu ayah belikan untukku. T.T
Oiah, jangan heran kalau yang ke pasar bukan ibu. Pernah suatu waktu ibu yang ke pasar, tapi hasilnya kami harus makan ikan yang sudah tidak segar lagi, hiihii. Ibu memang tidak jago soal urusan pasar ke pasar. Tapi tidak keseringan juga sih beli ikan yang sudah tidak segar, hanya kadang-kadang saja, hehee. Makanya, tugas ke pasar di ambil alih oleh ayah. :D Karena ayah memang jago di bidang ini. Hihihi.
Desember nanti akan kupuaskan makan masakan ibu. Request sama ayah semua makanan favoritku, Juga menikmati suasana rumah yang tak pernah membuatku
White's Vega Star
Langganan:
Postingan (Atom)




