Jumat, 06 Oktober 2017

My Iship Life

18 September 2017 - 17 September 2018
Satu tahun pengabdian iship. Kembali jauh dari rumah, belajar bahasa baru, menjelajah tempat-tempat baru, dan berkenalan dengan orang-orang baru. Semoga bisa bermanfaat dimanapun berada, Ya Robb.

Kota Kandangan, Kab. Hulu Sungai Selatan, Kalsel. Meskipun masuk di list  urutan ke 14 saat pemilihan wahana, Ci tidak tahu banyak soal RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Tetapi, maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Allah tahu dimana tempat yang terbaik untuk Ci. Sejauh Ci di sini 2 minggu lebih, Ci tahu kalau RS ini cocok sama kebiasaan-kebiasaan Ci yang suka tantangan. Cocok jadi tempat mengumpulkan ilmu yang banyak berceceran, haha. Semoga setelah iship Allah beri jalan untuk melanjutkan sekolah di jenjang lebih tinggi lagi. Entah apa yang Ci pikirkan, sekolah selalu jadi tempat yang menyenangkan untuk berlabuh. Meski Ci tahu, untuk bersekolah selalu butuh kerja keras yang lebih. Going the extra miles. Tidak ada yang tidak mungkin untuk orang yang selalu percaya bahwa setiap usaha yang kita lakukan akan sebanding dengan hasil yang akan kita peroleh seperti hukum Newton, Aksi sama dengan reaksi.

Pertama tiba di kota kecil ini, kesan pertamanya kok setiap rumah punya kuburan di depan rumah ya? Ada yang bisa menjelaskan alasannya? Hehe. Kota yang memiliki tugu ketupat ini terbilang kota yang rapi dan bersih. Mengingatkan Ci dengan kota kelahiran Ci, Bantaeng. Kota kecil yang cantik. Semoga bisa betah setahun ke depan insyaAllah.

Selasa, 18 Juli 2017

Kosong

Kosong sekosong-kosongnya.
Orang yang biasanya sibuk, sering 24 jam di RS, jarang tidur enak, susah dapat libur, dimana hidupnya bukan lagi miliknya pribadi.

...dan tiba-tiba nganggur, rasanya kayak nano-nano. Mati kutu.

Sabtu, 08 Juli 2017

Jangan Dipikirkan

Dia yang memilih pergi, maka ikhlaskanlah. Bukankah dulu dia juga yang datang tiba-tiba dan menawarkan persahabatan?

Oleh karena itu, jangan pernah tanyakan lagi kenapa dia perlahan-lahan menjauh.

Jumat, 07 Juli 2017

Arcturus


Mohammad Riski Setyo Utomo
Laki-laki sederhana yang tidak bisa romantis.

Kamis, 06 Juli 2017

Bintang Jingga

Arcturus, bintang dengan sinar jingga yg berpendar. Kau, bintang favoritku. Cahayamu tak pernah redup, selalu dan terus bersinar untukku. Terima kasih sudah berusaha 'banyak' mengerti Uci yg banyak mau, tukang protes, keras kepala, dan you know me-lah My Ar. Kau akan tetap menjadi bintang paling terang yg aku punya.

Mailof


S. A. H. A. B. A. T.
Orang yang tetap ada meski kita berada di titik terendah.
Orang yang tetap tinggal meski yang lain memilih pergi.

Terima kasih loh, sudah mau jadi sahabat Ciu selama ini.
Semoga bisa terus seperti ini, until jannah yaa Mailof.

Kamu

Iya kamu. Tidak terhitung waktu yang kamu siakan tanpa menulis. Tidak terhitung moment yang kamu lewati tanpa mengenangnya disini. Bertahun-tahun fokus dengan cita-cita masa kecilmu. Menelantarkan blog demi mengejar seragam putih. ...dan finally, kau telah sampai ke titik itu. Jadi, ayolah Ci, tuliskan kembali setiap keping yang pernah kamu lalui di blog ini. Agar kamu tidak lupa, kamu punya banyak cerita luar biasa yang saat ini hanya kamu kubur dalam ingatan. Bismillah deh, buat nyoret-nyoret lagi!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...